Pages

Kamis, 07 Oktober 2010

Tugas Bahasa Indonesia =) "Riwayat Hidup Ana Aisyah Amir"


Hari itu, Jum’at, 21 Februari 1992, pukul 12.05 WITA, saya lahir sebagai seorang bayi perempuan dari seorang ayah yang bernama H. Amir Tutu dan seorang ibu, pahlawan hidupku yang bernama Hj. Suriati Usman di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Makassar, mereka memberikan saya nama Ana Aisyah Amir. Sebuah nama sederhana yang memiliki pengharapan yang luar biasa untuk saya. Seseorang yang tulus dan lembut hatinya seperti istri Rasulullah SAW, Aisyah.
Semasa kecil, saya hidup bersama kedua orang tua saya serta bersama kakak dan adik laki-laki saya di Kompleks Perhubungan Udara Blok D No. 5, Maros . Memulai pendidikannya di Taman Kanak-kanak Angkasa Pura selama dua tahun, lalu melanjutkan pendidikan ke Sekolah Dasar Angkasa Pura pada tahun 1998. Selama duduk di bangku kelas empat , saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru Bahasa Inggris. Demi mewujudkan cita-cita saya, saya mengikuti  kursus Bahasa Inggris.
Suatu hari, salah satu rekan ayah memberikan sebuah perangkat komputer pada saya, tiba-tiba saya mengubah cita-cita saya yang sebelumnya ingin menjadi seorang guru Bahasa Inggris lalu saat itu saya ingin menjadi seseorang yang sangat ahli dalam bidang komputer. Saya ingin menguasai komputer, mulai dari program-programnya hingga perangkat kerasnya.
Kursus Bahasa Inggris selama satu tahun saya ditinggalkan, bukan hanya karena ingin lebih mendalami ilmu komputer, tapi memang suasana tempat kursus memang membuat saya sedikit tertekan, mungkin karena saya kurang bersosialisasi. Sejak itu, saya mulai perhatian dengan komputer dan berusaha mempelajari ilmu tentang komputer. Biasanya saya belajar bersama ayah dan teman-teman ayah saya yang bekerja di sebuah perusahaan swasta.
Setelah lulus Sekolah Dasar selama enam tahun, saya melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Mandai pada tahun 2004. Selama tiga tahun duduk di bangku SMP, saya berusaha menunjukkan kepada keluarga dan teman-teman, bahwa saya bisa menjadi lebih baik, tidak seperti ketika masih duduk di SD, menjadi anak perempuan yang nakal dan malas. Kini di bangku SMP, saya berusaha menjadi anak perempuan yang rajin belajar. Walaupun saya telah berusaha semaksimal mungkin, namun belum mencapai hasil yang maksimal. Tapi saya tidak mau patah semangat untuk tetap terus belajar.
Lulus dari SMP, saya melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 1 Maros. Semula orang tua tidak setuju jika saya bersekolah di sana, namun saya tidak pernah menyerah untuk meyakinkan kedua orang tua saya bahwa di sana lah tempat terbaik untuk saya menuntut ilmu. Berada di sekeliling orang-orang yang begitu semangat untuk belajar.
Pada saat pembagian jurusan sekolah pada kelas XI, saya memutuskan untuk memilih di jurusan Ilmu Sosial. Selain karena saya sangat tidak menyukai pelajaran eksakta, saya juga ingin lebih banyak mempelajari ilmu untuk bersosialisasi pada masyarakat dan berpikir kritis terhadap apa yang tidak baik dan tidak benar untuk diri saya dan masyarakat sekitar. Selain itu, saya sangat senang dengan pelajaran Akuntansi dan Geografi dan saya ingin memperluas pengetahuan terhadap kedua mata pelajaran itu.
Naik ke kelas XII, saya berusaha membuktikan kepada orang tua saya bahwa saya tidak akan menyerah untuk tetap belajar, lulus di SMA Negeri yang terbaik, dan lulus dengan nilai yang memuaskan. Kadang saya harus mengorbankan waktu bersama keluarga, kesehatan sering terganggu, tapi untuk bisa memberikan yang terbaik kepada orang tua saya harus mengorbankan kebersamaan bersama keluarga.
Alhamdulillah, setelah mengikuti Ujian Akhir Nasional dan rangkaian ujian sekolah, saya berhasil lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Saya mulai merencanakan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas.
Manusia hanya bisa merencanakan, akan tetapi hanya Allah yang menentukan segalanya yang terbaik untuk semua makhluknya. Saya ingin sekali melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Namun, orang tua tidak merestui keinginan saya itu. Orang tua, terutama ayah hanya menginginkan saya melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi. Jujur, saya merasa berat untuk menuruti keinginan ayah, yang ada di benak saya menjadi seorang jurnalis, menjadi media antara masyarakat dan pemerintah, dan menjadi pusat informasi.
Cita-cita sejak saya SD yang ingin menjadi seorang yang ahli dalam ilmu komputer padam seketika. Entah apa yang membuat saya meredupkan cita-cita saya atau mungkin ketertarikan saya dalam dunia  jurnalistik adalah penyebabnya. Walaupun saya tidak pandai untuk bersosialisasi, tapi saya sangat berantusias menjadi seorang jurnalis.
Seleksi penerimaan mahasiswa baru pun tiba, saya mendaftar di Universitas Hasanuddin jurusan Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi. Ayah tidak mengetahui sama sekali kalau saya tidak mendaftar di Fakultas Ekonomi. Setelah mengikuti seleksi dan mengetahui pengumuman seleksi, saya dinyatakan tidak berhasil dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru itu .
Akhirnya, saya meminta maaf kepada orang tua terutama kepada ayah karena tidak bisa memenuhi keinginannya untuk mendaftar di Fakultas Ekonomi. Hanya penyesalan yang ada di dalam benak saya, tidak bisa saya bayangkan ternyata saya telah berhasil mengecewakan orang tua yang telah berkorban banyak untuk saya, tapi saya tidak mau memenuhi keinginan orang tua. Hanya penyesalan dan penyesalan yang saya rasakan saat itu.
Setelah mendapat dorongan dari orang tua, terutama dorongan kuat dari ibu, untuk tetap tegar dan tidak pernah menyerah untuk berusaha, saya mencoba untuk mendaftar di universitas lain. Akhirnya saya mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Karena pendaftaran di PNUP begitu singkat, akhirnya saya lebih fokus untuk pendaftaran dan seleksi di sana. Setelah pengambilan formulir saya bertemu dengan kakak senior ketika SMA dan memohon bantuan untuk pengisian formulir pendaftaran. Setelah kakak senior banyak membantu saya, akhirnya saya mengembalikan formulir dan mengikuti ujian seleksi masuk Politeknik Negeri.
Setelah mengikuti seleksi masuk Politeknik Negeri, saya mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di UMI. Beberapa hari setelah pendaftaran, pengumuman ujian seleksi masuk Politeknik Negeri diumumkan, dan Alhamdulillah saya lulus dan berhasil masuk di program Diploma IV Jurusan Administrasi Niaga, program studi Administrasi Bisnis Ekspor Impor. Mendengar berita bahagia ini, saya langsung memberi tahu ibu dan ayah saya yang telah lama menginginkan saya untuk bisa melanjutkan pendidikan di bidang perekonomian seperti ini. Saya tidak lagi melanjutkan pendaftaran saya di UMI, karena saya lebih memilih di PNUP.
Senyum mereka terukir indah di wajahnya. Bukan saatnya saya mewujudkan mimpi dan cita-cita saya untuk menjadi seorang jurnalis tapi saatnya saya mewujudakan impian mereka, membahagiakan mereka, menjadi seorang karyawan dan pebisnis yang handal.
Walaupun masih ada angan-angan untuk menjadi jurnalis kembali, tetapi saya akan tetap berusaha untuk tetap membuat orang tua saya tersenyum bahagia. Menghapus mimpi dan keinginan saya menjadi jurnalis. Semuanya yang terbaik yang telah diberikan Allah pada saya, dan saatnya saya untuk bersyukur dan mempertahankan serta mengamalkan yang telah diberikannya pada saya.
Politeknik Negeri Ujung Pandang adalah gerbang impian saya mewujudkan impian saya. Hari-hari dipenuhi dengan aktivitas belajar mengajar, bersosialisasi akan saya hadapi di sini. Mengikuti rangkaian acara mahasiswa baru, perkuliahan, dan bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Bertemu dengan teman-teman baru yang berasal dari beragam suku yang ada di Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia membuat saya semakin bersemangat. Bersama teman-teman yang bercita-cita satu, mewujudkan satu cita-cita, menjadi yang terbaik untuk diri kita, lingkungan,  dan negara.

Jumat, 01 Oktober 2010

Kecewa ='(

hari ini , 1 Oktober 2010
entah mengapa , aku selalu menunggu hari ini
hari yang selalu membuat saya tersenyum
jujur , saya belum tau mengapa saya begitu menantikan hari ini

tiba hari yang dinanti
entah hati tak ingin melewati hari ini
hati tak ingin bersama hari ini
hati hanya diam tak berkutik ketika hari ini telah tiba

hujan membasahi kotaku
yah , Makassarku tercinta
tidak ada hubungannya
tapi mungkin sumber kesedihanku
adalah hujan hari ini
tidak bersahabat denganku
yah , pasti ada hikmah dibalik hujan itu

entah mengapa aku kecewa pada siapa dan apa
hujan yang mengguyur tubuhku
hari yang tak sesuai dengan yang ku harapkan
atau DIA

sungguh aku tak pernah tau apa yang terjadi
hanya penyesalan , mungkin
yang ku alami hari ini
yah , penyebabnya karena ....
kurang bersyukur
kurang ikhlas
kurang semangat -__-"

Jumat, 17 September 2010

first time , watching Vidi Aldiano's perform

hari itu Sabtu, 6 Februari 2010
di sekolah lagi asyik online di hape
kebetulan lagi ga ada guru sih :p

ga sengaja buka twitter dan liat update tweetnya ka Vidi Aldiano
katanya, dia lagi ada di Makassar dan akan manggung di sebuah mall di Makassar
aku shock minta ampun , kesempatan banget aku biar bisa nonton langsung

nah , pas liat update tweetnya lagi, ternyata ka vid (Vidi Aldiano) manggung di Mall GTC Makassar
jauh banget dari tempat aku tinggal dan aku juga ada bimbel hari itu
bener.bener pusing deh
dalam pikiranku , " pokoknya aku harus nonton ka vidi "

sejak saat itu, aku udah ga konsentrasi lagi belajarnya
aku mikirin terus gimana caranya aku biar bisa nonton ka vid.
sampe pulang ke rumah , aku ga berenti mikirin solusi yang tepat

- aku beraniin ngasih tau ke mamaku ,
"Ma , sebentar toh ada konsernya Vidi di Mall GTC , mauku nontonki . Idolaku kodong itu, Ma."
- mama,
"Yang mana dibilang itu ??? jam berapa na mulai ??"
- aku,
"Itue kalo ada orang nyanyi di TV na saya langsungka lari baru ku kasi' besarki suaranya televisi. jam enam pi na mulai nyanyi. tapi mauma ke sana sebentar jam lima."
- mama,
"Sama siapako mau pergi itu ??? jam berapa ko pulang ???"
-aku,
"Sendirija ma, naik motor mka deh. kalo ku tunggui sampe habis itu jam sembilan pi baru pulangka."
- mama,
"Bujukmi itu adekmu, sama.sama mko pergi. Masa sendiriko pergi sana."
- aku,
"Jadi , dibolehi jka , Ma?? Bagaimanami bimbelku ??"
- mama,
"Iyo pergi mko, tapi samako adekmu nah. Jangan mko dulu pergi bimbel. masih bisaji hari Selasa lagi."
- aku,
(kaget , senang , gembira , dan ga tau lagi mau ngomong apa . yang jelasnya aku BAHAGIA)
"YEAY !! MAKASIH MA" 

setelah dapat izin dari mama, aku langsung bujuk adikku buat nganterin aku ke Mall itu.
tapi , ga semudah yang aku bayangin deh.
ngebujuknya minta ampun susah.
yaudah , aku bilang aja kalo aku traktir dia makan apa saja.
yang penting dia mau anterin dan nungguin aku nonton ka vid manggung.

setelah siap.siap,
jam 5 sore , aku berangkat bareng adikku naik motor.
sampe di Mall GTC , kurang 15 menit lagi jam 6.
masih sepi sih d sana.
aku nungguin terus.

kata adikku , aku di atas aja nontonnya
biar ga desak.desakan , kalo di bawah pasti desak.desakan
aku turutin aja deh

aku naik ke lantai dua mall itu.
dan ternyata sepi sekali saudara.saudara.
acaranya udah mulai , tapi belum saatnya ka vid nyanyi
host.nya dari tadi bawain kuis terus

oiya, aku juga liat rombongan VIDIES MAKASSAR
saat itu pengen banget gabung sama mereka
tapi takut ah, aku kan belum resmi
sedangkan mereka udah resmi (karena mereka pake baju VIDIES)

aku tetap stay di tempatku,
capek sih , soalnya berdiri mulu
tapi ga apa.apa

kuisnya kayaknya sekitar satu setengah jam deh.
setengah delapan malam , ka vid udah dipanggil naik ke atas panggung
saat itu aku sedikit speechless , ga tau mo ngomong apa
ga nyangka ternyata aku bisa juga nonton idolaku sendiri manggung
hari itu ka vid pake kaos berkerah warna putih , celana hitam , dan sepatu abu.abu
lagu pertama nyanyi lagu NUANSA BENING yang musiknya kayak kasidahan
ka vidi diiringin sama bandnya The Chimot.
aku seneng banget pas nyanyi lagu ini , ka vid sempet nyapa penonton yang di atas
ya aku bales lah , kebetulan ka vid nyapa ke arah tempat aku berdiri

setelah nyanyi lagu nuansa bening , ka vid di wawancarain sama host.nya
- host 
"udah ke Makassar berapa kali Vidi ??"
- ka vid
"udah dua kali ke sini . seneng banget !! tadi juga sempat nyanyi di kantor wilayah mandiri di Makassar"
- host
" oh, udah nyoba coto Makassar ??"
- ka vid
" udah ."
- host
" wah , berarti Vidi udah jadi orang Makassar kalo gitu ."
- ka vid
" tinggal main di Trans Studio nih belum "
- host
" oh , kalo itu habis ini aja baru ke sana. "

abis wawancara gitu ka vid d suruh undi kuis , setelah itu ka vid nyanyi lagi lagu kedua.
yang dinyanyiin lagu Cemburu Menguras Hati, penonton waktu itu ga terlalu hapal lagunya
jadi yang kentara banget suaranya cuma Vidies yang datang sama aku juga :p

lagu ketiga dan seterusnya udah lupa , ka vid nyanyi lagu apa lagi.
yang jelas ka vid nyanyi 8 lagu Nuansa Bening, Cemburu Menguras Hati, Pelangi di Malam Hari, Cinta Jangan Kau Pergi, Gelora Cinta, Untukku , Aku Malu , Status Palsu .
tapi yang paling aku ingat , lagu terakhir ka vid nyanyi lagu Status Palsu.
wah , aku seneng banget denger lagu itu.
penontonya juga crowded banget
Masya Allah , sampe pengaman juga kewalahan liat penontonnya.

setelah nyanyi Status Palsu , ka vid langsung ke belakang panggung .
dan acara SELESAI.
aku SENEENGG BANGEETT!!
aku bilang sama adeku "THIS IS THE MOST BEATIFUL BIRTHDAY GIFT I HAVE EVER HAD"


terima kasih kuucapkan :
- buat Mamaku sayang yang udah ngizinin buat nonton
- adeku sayang yang udah rela antar dan nungguin saya nonton (walaupun pake imbalan)

16 Agustus 2008 telah berakhir :'(

catatan ini aku buat sesaat setelah aku dan dia telah berpisah
tepatnya pada 14 Februari 2010

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

apa yang aku inginkan dalam penantian panjang ini telah terjawab
semuanya telah berakhir dan aku menyadari itu
" lebih baik " dan " ingin berubah "
itu alasannya
sangat sulit untuk ku cerna maksud dari kata-kata itu
namun, dengan hati yang penuh dengan ketegaran
perlahan aku baca pesan dari inbox facebook.nya
dan YAK !! ternyata yang ku inginkan telah terwujud

aku mengingkannya bukan karena aku tidak cinta
lebih baik terpisah
daripada bersama namun terpisah
tak bersama namun tak terpisah itu lebih baik
semuanya seperti sedia kala
saling menghargai :')

MAAFKAN AKU DAN CERITA KITA :'(

perih , hanya itu yang ku rasakan
namun, perlahan akan ku coba
harus bisa melupakan
semua kenangan kita dan
semua tentang dirimu

SAMPAI JUMPA
DI KEBAHAGIAAN KITA MASING-MASING =')

Maaf ='(

catatan ini aku buat pada
3 Februari 2010
di saat aku mendapatkan berita dari seseorang
yah , dia yang aku tulis sebagai 'bisikan'
dia adalah seniornya waktu SMA
berita itu sungguh sangat menyudutkanku
yah aku mulai sadar kalau memang
dirikulah penyebab semua masalah yang terjadi pada kami
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

kini aku yakin .
sungguh aku yakin .
selama ini aku memang benar.benar penyebabnya .
kini dia membenciku .
aku menyadari kesalahanku .
sungguh aku sadar .
yang aku tau kini hanyalah
sebuah penyesalan menerpaku.
membuatku tak ingin
menampakkan wajahku di hadapannya.
penyesalan , perih , dan sedih .
maaf yang ku haturkan
ternyata tak ada artinya .
maafkan aku Kanda !

MUNGKIN =(

catatan ini aku tulis,
pada 20 Januari 2010
ketika aku mulai letih dalam menanti
menanti yang akan terjadi padaku

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

hari demi hari aku mulai lalui tanpa dirinya . 
bayangannya mulai kuhapus perlahan dalam memori otakku.
berharap yang ku lakukan ini adalah yang terbaik.
mungkin apa yang aku lakukan ini membuatku semakin putus asa
tapi ini lah yang terbaik untukku
walaupun sebenarnya aku tak merasakan itu adalah yg terbaik
 
introspeksi diri yang ku lakukan juga membuatku yakin.
kini dia menjauh dariku
mungkin pergi
aku tak tahu apa yang telah terjadi
 
bisikan itu makin mengeraskan suaranya
dan berkata bahwa apa yang dia lakukan adalah yang terbaik
mungkin aku perih menghadapi kenyataan ini
yah, hanya mungkin ='(

Kamis, 16 September 2010

Positive Thingking and SMILE :)

tulisan ini aku buat tanggal 14 januari 2010
di saat aku masih merasakan betapa galaunya perasaanku
dihadapi dengan masalah yang sungguh membuatku begitu bingung
dan hanya menulis di tempat seperti inilah
yang mampu membuatku sedikit lebih tenang :)

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Ku awali kisahku di awal tahun ini .
2010 .


akhir-akhir ini aku sering mengalami keputusasaan.
memikirkannya, yang tiba-tiba saja menghempasku jauh.
pergi dan seolah tak ingin lagi mengingat diriku.
aku bingung akan sikapnya ini.
benar-benar bingung.
pikiran positif . ya , hanya itu yang selalu kulakukan.
agar aku bisa meredam emosi sesaatku.



namun sikapnya kali ini benar-benar membuatku tercengang.
mungkin aku lengah , tapi aku yakin semua yang ia lakukan itu adalah yang terbaik.
ada bisikan yang membuatku semangat.
menerima keputusan indah itu dan tetaplah berpikir positif.