Pages

Tampilkan postingan dengan label goresan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label goresan hati. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

apadeh gue ?

POSTINGAN DUA TAHUN LALU, YANG LUPA DIPUBLISH :D
-------------------------------------------------------------------------------
di dalam kamar , cuma sendiri
hanya terpaku menatap layar monitor laptop
memikirkan apa yang akan aku tulis dalam blog ini


terlintas dipikiran akan masalah
yang telah lama membelengguku
sepanjang tahun ini
walaupun di selingi kebahagiaan yang luar biasa


diawali dengan kisahku dengannya
seorang cinta pertama yang harus berakhir
dengan sebuah alasan agar kami
menjadi lebih baik dan
berubah untuk sesuatu yang baik
*beneran sampe skarang belum ngerti maksudnya*
tapi aku menerimanya ,
menerima keputusannya untuk segera berpisah
yah , memang inilah yang terbaik
sudah lama saya menantikannya
menantikan dia memutuskan kisah kita


sempat sih nangis
tapi cuma malam itu kok :p
tapi ga semudah itu aku bisa lupain dia
1 tahun 6 bulan sama.sama
sekarang aja masih ada 10%
masih ingat semua kenangan tentang dia


udah ah , nanti jadi full 100% lagi


*apa deh gue ???

Senin, 14 Maret 2011

disia-siakan cinta buta yang salah =D

hari itu (26 Februari) lagi capek-capeknya abis dari keliling kota Manado .
sampe hotel langsung online di laptop bapak .
iseng aja sih .
di ajak chat sama "dia" ,
kita emang biasa chat gitu kalo lagi sama-sama online
dan mungkin ini terakhir kalinya kami chat dengan akrab.
setelah chat basa-basi , akhirnya masuk ke intinya
dia "nembak" first time nih di"tembak" lewat chat
kirain dia cuma nanya-nanya gitu.
eh , tiba-tiba dia bilang kalo serius .
aku bingung lah , aku gak kenal dia terlalu dalam
cuma sebatas teman chat .
itupun seringan dia yg ceritain dirinya tapi gak terlalu dalam sih
cuma standar-standar aja ceritanya.

aku gak tau mau terima dia apa tdak
aku tanya deh sama orang-orang terdekatnya .
aku tanyain temanku yg lumayan akrab sama dia .
kaget super kaget ternyata temanku juga suka sama dia.
okelah saya menyerah.
emang sih ada perasaan sama dia
tapi demi teman aku lakukan aja yang terbaik

aku udah keluarkan semua kata-kataku untuk bisa tdak sama2 dia
tapi dia terus aja yakinin kalo dia itu berusaha jadi yang terbaik
sampe keesokan harinya 27 Februari
aku gak berhenti di sms kalo dia pengen banget nunjukin keseriusannya
baiklah
hari itu aku sama dia sama-sama
senang dengan keseriusannya.
dia juga berusaha jadi yang terbaik.

setelah 3 hari jadian,
kita ketemuan , mau kasih oleh-oleh dari manado
selama jadian dia sibuk skali dengan rapat di jurusannya
saya berusaha banget untuk mengerti
malam hari setelah ketemu
aku coba sms dia , ternyata dia sibuk skali
sampe hari sabtu
ternyata sibuk banget.

aku coba banget buat mengerti
hari ke-6 jadian , 5 Maret
kaget , shock, liat sms kalo dia udah ga bisa lanjut lagi
aku salah apa ???
alasannya sangat tidak jelas.
belum mengerti smpe skarang aku posting blog ini .
tapi sudahlah,
saya juga tdak mungkin mengemis-ngemis.
saya cuma heran , kmarin-kmarin dia bilang kalo mau serius
kok sampe dia mutusin aku baru sadar dia tidak serius sama skali .


heyy ! GOOD BYE :)

Kamis, 07 Oktober 2010

Tugas Bahasa Indonesia =) "Riwayat Hidup Ana Aisyah Amir"


Hari itu, Jum’at, 21 Februari 1992, pukul 12.05 WITA, saya lahir sebagai seorang bayi perempuan dari seorang ayah yang bernama H. Amir Tutu dan seorang ibu, pahlawan hidupku yang bernama Hj. Suriati Usman di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Makassar, mereka memberikan saya nama Ana Aisyah Amir. Sebuah nama sederhana yang memiliki pengharapan yang luar biasa untuk saya. Seseorang yang tulus dan lembut hatinya seperti istri Rasulullah SAW, Aisyah.
Semasa kecil, saya hidup bersama kedua orang tua saya serta bersama kakak dan adik laki-laki saya di Kompleks Perhubungan Udara Blok D No. 5, Maros . Memulai pendidikannya di Taman Kanak-kanak Angkasa Pura selama dua tahun, lalu melanjutkan pendidikan ke Sekolah Dasar Angkasa Pura pada tahun 1998. Selama duduk di bangku kelas empat , saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru Bahasa Inggris. Demi mewujudkan cita-cita saya, saya mengikuti  kursus Bahasa Inggris.
Suatu hari, salah satu rekan ayah memberikan sebuah perangkat komputer pada saya, tiba-tiba saya mengubah cita-cita saya yang sebelumnya ingin menjadi seorang guru Bahasa Inggris lalu saat itu saya ingin menjadi seseorang yang sangat ahli dalam bidang komputer. Saya ingin menguasai komputer, mulai dari program-programnya hingga perangkat kerasnya.
Kursus Bahasa Inggris selama satu tahun saya ditinggalkan, bukan hanya karena ingin lebih mendalami ilmu komputer, tapi memang suasana tempat kursus memang membuat saya sedikit tertekan, mungkin karena saya kurang bersosialisasi. Sejak itu, saya mulai perhatian dengan komputer dan berusaha mempelajari ilmu tentang komputer. Biasanya saya belajar bersama ayah dan teman-teman ayah saya yang bekerja di sebuah perusahaan swasta.
Setelah lulus Sekolah Dasar selama enam tahun, saya melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Mandai pada tahun 2004. Selama tiga tahun duduk di bangku SMP, saya berusaha menunjukkan kepada keluarga dan teman-teman, bahwa saya bisa menjadi lebih baik, tidak seperti ketika masih duduk di SD, menjadi anak perempuan yang nakal dan malas. Kini di bangku SMP, saya berusaha menjadi anak perempuan yang rajin belajar. Walaupun saya telah berusaha semaksimal mungkin, namun belum mencapai hasil yang maksimal. Tapi saya tidak mau patah semangat untuk tetap terus belajar.
Lulus dari SMP, saya melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 1 Maros. Semula orang tua tidak setuju jika saya bersekolah di sana, namun saya tidak pernah menyerah untuk meyakinkan kedua orang tua saya bahwa di sana lah tempat terbaik untuk saya menuntut ilmu. Berada di sekeliling orang-orang yang begitu semangat untuk belajar.
Pada saat pembagian jurusan sekolah pada kelas XI, saya memutuskan untuk memilih di jurusan Ilmu Sosial. Selain karena saya sangat tidak menyukai pelajaran eksakta, saya juga ingin lebih banyak mempelajari ilmu untuk bersosialisasi pada masyarakat dan berpikir kritis terhadap apa yang tidak baik dan tidak benar untuk diri saya dan masyarakat sekitar. Selain itu, saya sangat senang dengan pelajaran Akuntansi dan Geografi dan saya ingin memperluas pengetahuan terhadap kedua mata pelajaran itu.
Naik ke kelas XII, saya berusaha membuktikan kepada orang tua saya bahwa saya tidak akan menyerah untuk tetap belajar, lulus di SMA Negeri yang terbaik, dan lulus dengan nilai yang memuaskan. Kadang saya harus mengorbankan waktu bersama keluarga, kesehatan sering terganggu, tapi untuk bisa memberikan yang terbaik kepada orang tua saya harus mengorbankan kebersamaan bersama keluarga.
Alhamdulillah, setelah mengikuti Ujian Akhir Nasional dan rangkaian ujian sekolah, saya berhasil lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Saya mulai merencanakan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas.
Manusia hanya bisa merencanakan, akan tetapi hanya Allah yang menentukan segalanya yang terbaik untuk semua makhluknya. Saya ingin sekali melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Namun, orang tua tidak merestui keinginan saya itu. Orang tua, terutama ayah hanya menginginkan saya melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi. Jujur, saya merasa berat untuk menuruti keinginan ayah, yang ada di benak saya menjadi seorang jurnalis, menjadi media antara masyarakat dan pemerintah, dan menjadi pusat informasi.
Cita-cita sejak saya SD yang ingin menjadi seorang yang ahli dalam ilmu komputer padam seketika. Entah apa yang membuat saya meredupkan cita-cita saya atau mungkin ketertarikan saya dalam dunia  jurnalistik adalah penyebabnya. Walaupun saya tidak pandai untuk bersosialisasi, tapi saya sangat berantusias menjadi seorang jurnalis.
Seleksi penerimaan mahasiswa baru pun tiba, saya mendaftar di Universitas Hasanuddin jurusan Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi. Ayah tidak mengetahui sama sekali kalau saya tidak mendaftar di Fakultas Ekonomi. Setelah mengikuti seleksi dan mengetahui pengumuman seleksi, saya dinyatakan tidak berhasil dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru itu .
Akhirnya, saya meminta maaf kepada orang tua terutama kepada ayah karena tidak bisa memenuhi keinginannya untuk mendaftar di Fakultas Ekonomi. Hanya penyesalan yang ada di dalam benak saya, tidak bisa saya bayangkan ternyata saya telah berhasil mengecewakan orang tua yang telah berkorban banyak untuk saya, tapi saya tidak mau memenuhi keinginan orang tua. Hanya penyesalan dan penyesalan yang saya rasakan saat itu.
Setelah mendapat dorongan dari orang tua, terutama dorongan kuat dari ibu, untuk tetap tegar dan tidak pernah menyerah untuk berusaha, saya mencoba untuk mendaftar di universitas lain. Akhirnya saya mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Karena pendaftaran di PNUP begitu singkat, akhirnya saya lebih fokus untuk pendaftaran dan seleksi di sana. Setelah pengambilan formulir saya bertemu dengan kakak senior ketika SMA dan memohon bantuan untuk pengisian formulir pendaftaran. Setelah kakak senior banyak membantu saya, akhirnya saya mengembalikan formulir dan mengikuti ujian seleksi masuk Politeknik Negeri.
Setelah mengikuti seleksi masuk Politeknik Negeri, saya mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di UMI. Beberapa hari setelah pendaftaran, pengumuman ujian seleksi masuk Politeknik Negeri diumumkan, dan Alhamdulillah saya lulus dan berhasil masuk di program Diploma IV Jurusan Administrasi Niaga, program studi Administrasi Bisnis Ekspor Impor. Mendengar berita bahagia ini, saya langsung memberi tahu ibu dan ayah saya yang telah lama menginginkan saya untuk bisa melanjutkan pendidikan di bidang perekonomian seperti ini. Saya tidak lagi melanjutkan pendaftaran saya di UMI, karena saya lebih memilih di PNUP.
Senyum mereka terukir indah di wajahnya. Bukan saatnya saya mewujudkan mimpi dan cita-cita saya untuk menjadi seorang jurnalis tapi saatnya saya mewujudakan impian mereka, membahagiakan mereka, menjadi seorang karyawan dan pebisnis yang handal.
Walaupun masih ada angan-angan untuk menjadi jurnalis kembali, tetapi saya akan tetap berusaha untuk tetap membuat orang tua saya tersenyum bahagia. Menghapus mimpi dan keinginan saya menjadi jurnalis. Semuanya yang terbaik yang telah diberikan Allah pada saya, dan saatnya saya untuk bersyukur dan mempertahankan serta mengamalkan yang telah diberikannya pada saya.
Politeknik Negeri Ujung Pandang adalah gerbang impian saya mewujudkan impian saya. Hari-hari dipenuhi dengan aktivitas belajar mengajar, bersosialisasi akan saya hadapi di sini. Mengikuti rangkaian acara mahasiswa baru, perkuliahan, dan bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Bertemu dengan teman-teman baru yang berasal dari beragam suku yang ada di Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia membuat saya semakin bersemangat. Bersama teman-teman yang bercita-cita satu, mewujudkan satu cita-cita, menjadi yang terbaik untuk diri kita, lingkungan,  dan negara.

Jumat, 01 Oktober 2010

Kecewa ='(

hari ini , 1 Oktober 2010
entah mengapa , aku selalu menunggu hari ini
hari yang selalu membuat saya tersenyum
jujur , saya belum tau mengapa saya begitu menantikan hari ini

tiba hari yang dinanti
entah hati tak ingin melewati hari ini
hati tak ingin bersama hari ini
hati hanya diam tak berkutik ketika hari ini telah tiba

hujan membasahi kotaku
yah , Makassarku tercinta
tidak ada hubungannya
tapi mungkin sumber kesedihanku
adalah hujan hari ini
tidak bersahabat denganku
yah , pasti ada hikmah dibalik hujan itu

entah mengapa aku kecewa pada siapa dan apa
hujan yang mengguyur tubuhku
hari yang tak sesuai dengan yang ku harapkan
atau DIA

sungguh aku tak pernah tau apa yang terjadi
hanya penyesalan , mungkin
yang ku alami hari ini
yah , penyebabnya karena ....
kurang bersyukur
kurang ikhlas
kurang semangat -__-"

Jumat, 17 September 2010

16 Agustus 2008 telah berakhir :'(

catatan ini aku buat sesaat setelah aku dan dia telah berpisah
tepatnya pada 14 Februari 2010

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

apa yang aku inginkan dalam penantian panjang ini telah terjawab
semuanya telah berakhir dan aku menyadari itu
" lebih baik " dan " ingin berubah "
itu alasannya
sangat sulit untuk ku cerna maksud dari kata-kata itu
namun, dengan hati yang penuh dengan ketegaran
perlahan aku baca pesan dari inbox facebook.nya
dan YAK !! ternyata yang ku inginkan telah terwujud

aku mengingkannya bukan karena aku tidak cinta
lebih baik terpisah
daripada bersama namun terpisah
tak bersama namun tak terpisah itu lebih baik
semuanya seperti sedia kala
saling menghargai :')

MAAFKAN AKU DAN CERITA KITA :'(

perih , hanya itu yang ku rasakan
namun, perlahan akan ku coba
harus bisa melupakan
semua kenangan kita dan
semua tentang dirimu

SAMPAI JUMPA
DI KEBAHAGIAAN KITA MASING-MASING =')

Maaf ='(

catatan ini aku buat pada
3 Februari 2010
di saat aku mendapatkan berita dari seseorang
yah , dia yang aku tulis sebagai 'bisikan'
dia adalah seniornya waktu SMA
berita itu sungguh sangat menyudutkanku
yah aku mulai sadar kalau memang
dirikulah penyebab semua masalah yang terjadi pada kami
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

kini aku yakin .
sungguh aku yakin .
selama ini aku memang benar.benar penyebabnya .
kini dia membenciku .
aku menyadari kesalahanku .
sungguh aku sadar .
yang aku tau kini hanyalah
sebuah penyesalan menerpaku.
membuatku tak ingin
menampakkan wajahku di hadapannya.
penyesalan , perih , dan sedih .
maaf yang ku haturkan
ternyata tak ada artinya .
maafkan aku Kanda !

MUNGKIN =(

catatan ini aku tulis,
pada 20 Januari 2010
ketika aku mulai letih dalam menanti
menanti yang akan terjadi padaku

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

hari demi hari aku mulai lalui tanpa dirinya . 
bayangannya mulai kuhapus perlahan dalam memori otakku.
berharap yang ku lakukan ini adalah yang terbaik.
mungkin apa yang aku lakukan ini membuatku semakin putus asa
tapi ini lah yang terbaik untukku
walaupun sebenarnya aku tak merasakan itu adalah yg terbaik
 
introspeksi diri yang ku lakukan juga membuatku yakin.
kini dia menjauh dariku
mungkin pergi
aku tak tahu apa yang telah terjadi
 
bisikan itu makin mengeraskan suaranya
dan berkata bahwa apa yang dia lakukan adalah yang terbaik
mungkin aku perih menghadapi kenyataan ini
yah, hanya mungkin ='(

Kamis, 16 September 2010

Positive Thingking and SMILE :)

tulisan ini aku buat tanggal 14 januari 2010
di saat aku masih merasakan betapa galaunya perasaanku
dihadapi dengan masalah yang sungguh membuatku begitu bingung
dan hanya menulis di tempat seperti inilah
yang mampu membuatku sedikit lebih tenang :)

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Ku awali kisahku di awal tahun ini .
2010 .


akhir-akhir ini aku sering mengalami keputusasaan.
memikirkannya, yang tiba-tiba saja menghempasku jauh.
pergi dan seolah tak ingin lagi mengingat diriku.
aku bingung akan sikapnya ini.
benar-benar bingung.
pikiran positif . ya , hanya itu yang selalu kulakukan.
agar aku bisa meredam emosi sesaatku.



namun sikapnya kali ini benar-benar membuatku tercengang.
mungkin aku lengah , tapi aku yakin semua yang ia lakukan itu adalah yang terbaik.
ada bisikan yang membuatku semangat.
menerima keputusan indah itu dan tetaplah berpikir positif.